Sunday, April 21, 2013

Lurah Meruya Utara Tak Tahu Soal Harus Bayar Rp 5 juta


Lurah Meruya Utara, Musa mengaku bahwa ia sudah mendengar adanya pemilihan ketua RW 01. Namun, perihal selebaran uang dengan angka Rp 5 juta di dalamnya, ia mengaku belum mendengar. Jumlah Rp 5 juta pun dinilainya terlalu mahal.
Ia pun berjanji akan berbicara kepada ketua RW 01 dan panitia pemilihan yang terlibat.
“Dari awal mau pemilihan ketua RW, saya sudah peringatkan mereka supaya jangan mematok uang sebesar itu. Memang, secara tertulis tidak ada yang melarang, tapi tetap saja jumlah uang segitu tetlalu besar untuk sekadar pemilihan ketua RW," ujar Musa.
Camat Kembangan, Slamet Riyadi juga terkejut mendengar jumlah tersebut. “Biaya itu terlalu besar. Dampaknya bisa buruk bagi prilaku ketua RW yang terpilih nanti,” kata Slamet.
Slamet pun mengatakan, sistem pemilihan RW yang ditentukan panitia pemilihan ketua RW merupakan hal yang sah dan lumrah. Adanya biaya untuk menjadi ketua RW juga merupakan hal lumrah.
"Tapi untuk lingkup lingkungan RW 01 disini, harusnya tidak sampai segitu jumlahnya. Kalau lingkup warganya terdiri dari orang-orang yang mayoritas berpenghasilan tinggi, mungkin memang biaya pendaftarannya bisa lebih besar dari Rp 5 juta," kata Slamet lagi. 

Sumber : Wartakota.

No comments:

Post a Comment